KYT R8 Two Years Review

Bagi teman teman yang mungkin sedang mencari helm harian dengan budget dibawah 400 ribu mungkin KYT R8 yang telah gw pakai hampir 2 tahun ini bisa menjadi pertimbangan

Gw membeli helm ini sekitar September 2010 dan pernah gw pakai touring di Malaysia pada tahun yang sama. Berbicara soal helm, siapa yang tidak mengenal merk KYT? Helm yang pabriknya berada di Cikarang ini (cmiiw) ini gw tebus dengan harga 350 ribu tahun 2010 silam, terakhir gw melihat di website penjual helm online sekarang harganya 330 ribu.

Gimana soal design? Menurut gw model R8 adalah model racy dan gw perhatikan mencoba mereplika model helm sportnya Shoei. Dibandikan dengan merk lokal lain pada saat itu KYT R8 ini cukup stand out.

Hal yang menarik gw untuk membeli helm ini adalah karena motif yang tergambarkan di helm ini adalah motif burung garuda yang melambangkan identitas negara kita, selain itu ada gambar peta Nusantara di belakang helm membuatnya lebih menarik dan mengundang pertanyaan apakah motif corak helm ini custom? Ya selama gw memakai helm ini pertanyaan itu sering sekali di lemparkan ke gw.

Gw memakai size M di helm ini dan untuk ukuran kepala gw ini cukup pas, tidak sempit maupun longgar, busa dalamnya pun cukup empuk, halus dan nyaman.

Bagaimana soal kebisingan suara ketika riding, untuk helm 300 ribuan menurut gw helm ini sudah melebihi kemampuan dari harga helm tersebut, ketika riding di Malaysia dengan kecepatan rata rata 120kpj suara yang masuk ke dalam helm masih bisa di tolerir dan tetap nyaman namun itu kembali ke masing masing karena tingkat kenyamanan tiap orang berbeda beda.

Berat helm ini juga cukup wajar sekitar 1400an gram, jadi tidak terlalu berat dan tetap nyaman untuk dipakai dalam perjalanan jauh. Kekuatan helm ini pun pernah diuji, tercatat pernah dua kali gw terjatuh membentur aspal ketika menggunakan helm ini dan tentunya berhasil melindungi kepala gw. Hanya menyisakan lecet lecet kecil yang tidak terlalu terlihat jika kita tidak perhatikan dari jarak dekat.

Kekurangan helm ini menurut gw di pengaturan alur udara dari helm ini, ya bagi gw kelemahan pada helm ini adalah itu, udara yang masuk dan keluar di helm ini bisa di bilang minim sehingga gw merasa cukup gerah ketika riding siang hari atau pun ketika terjadi kepadatan lalu lintas.

Lalu pengunci leher dari helm ini sayang bukan D ring, namun hal tersebut wajar karena target market pemakai helm ini adalah untuk keperluan harian yang memerlukan kepraktisan dalam memakai dan melepas helm tersebut.

Sayang helm ini juga tidak dilengkapi dengan double visor, ya mungkin pada saat helm ini di produksi teknologi double visor masih memakan biaya produksi untuk diterapkan di helm ini.

Overall untuk helm 300an ribu helm ini cukup rekomended, design cukup racy corak yang nasionalis hehehe

10 thoughts on “KYT R8 Two Years Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s