Pangandaranaway, Menikmati perjalanan dengan cara kami… Enjoying Batu Nunggul!

Deruan ombak kali ini membangunkan gw (selain ketukan pintu petugas hotel yang mengantarkan sarapan) hehehe. Waktu menunjukkan pukul 8, yah Golden Hour pagi juga gw terlewatkan, padahal matahari terbit pas di depan kamar.

Ya sudah walaupun sunrisenya kelewatan pagi ini tetap nikmat sambil memandang laut lepas dan menonton para peselancar sedang asing memainkan selancarnya diatas ombak ombak di pantai seberang Bale Karang. Hingga jam 10 pagi gw menikmati udara segar dan memandang laut lepas di seberang penginapan.

Setelah mandi gw mampir ke guest house tempat teman teman Nusantaride sedang menginap untuk ramah tamah. Di Batu Karas selain hotel juga terdapat banyak rumah penduduk yang disewakan untuk para wisatawan harga dari 500rb hingga 800rb per rumah tersedia, tinggal gimana kita negonya aja, dan terlihat juga banyak wisatawan asing (terutama peselancar) yang menyewa guest house.

Setelah ramah tamah dengan teman teman Nusantaride, gw dan pillion memutuskan untuk pergi ke pantai Batu Nunggul (Lat: 7°44’57.53″S  Lon: 108°29’57.03″E), keputusan diambil mempertimbangkan karena pantai Legok Pari pada hari ini ramai oleh wisatawan yang mayoritas domestik, dan dilihat dari plat kendaraannya mayoritas dari Bandung.

Batu Nunggul adalah pantai yang tidak jauh dari Legok Pari, letaknya ada dibalik bukit pantai Legok Pari, untuk mencapai kesana kita bisa jalan kaki atau memakai motor trail, bisa di bilang tidak waras kalau kita mencoba membawa motor biasa kesana karena tanjakan curam.

Namun kita bisa memarkir motor dekat bukit yang menutupi pantai tersebut, lalu lanjut jalan kaki sekitar 800 meter maka kita akan menemukan sebuah pantai yang sangat sepi tidak ada wisatawan dan kita bisa bebas menikmati pemandangan serasa private beach.

Cukup lama kami berada di pantai Batu Nunggul, kami kembali ke guest house untuk pamitan ke pada teman teman dari Nusantaride karena semua akan pulang ke Jakarta, mereka akan pulang dengan rute masing masing, ada yang akan menyusuri pantai selatan, ada juga yang melewati jalur umum via Bandung dan jalur lainnya untuk mencapai Jakarta.

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 4, kali ini kita mendapatkan tempat di Kang Ayin, Cumi Bakar dan Udang saos padang menjadi menu kami lagi  untuk membandingkan dengan restoran sebelah. Well info yang di dapat dari petugas hotel memang valid, rasa masakannya lebih enak dari restoran sebelahnya. Hehehe

Setelah makan kami bergegas ke hotel sebelum hujan kembali turun di Batu Karas dan ternyata benar sesampainya di hotel turun lah hujan. Well saatnya Istirahat..

2 thoughts on “Pangandaranaway, Menikmati perjalanan dengan cara kami… Enjoying Batu Nunggul!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s