Extreme Camera First Impression Review

Menjelang akhir tahun lalu gw mendapatkan kiriman oleh seorang teman untuk mereview sebuah gadget action camera. Kalau mendengar kata Action camera terlintas di kepala kita akan merk Go-Pro atau Contour, nah merk kamera yang gw dapat ini adalah Extreme Camera.

Melihat packagingnya gw sempat terkejut karena boxnya cukup besar, dibangding dengan kamera Go-Pro yang sebelumnya gw miliki, setelah membuka isinya terkejut akan fitur pendukung yang tersedia. Ya dibandingkan Go-Pro basic set merk Extreme Camera memberikan aksesoris all in sehingga kita tidak perlu membeli add on lainnya seperti suction cap, waist velcro, handle bar bracket hingga karet pengikat serba guna. Jika di merk Go-Pro kita harus mengeluarkan biaya ekstra untuk add on tersebut di Extreme Camera semua sudah tersedia.

Soal model bentuk ukuran dimensi dan berat menjadi perhatian gw Extreme camera memiliki dimensi dua kali lipat lebih besar dari Go-Pro dan berat bisa dibilang hampir tiga kali lebih berat. Namun dimensi lebih besar memiliki sebuah alasan, mungkin pertimbangan desain dimensi lebih besar adalah karena bodi dari camera tersebut adalah sebagai shell anti guncang dan dan air sedangkan Go-Pro harus dimasukkan kedalam sebuah casing.

Fitur lain yang menjadi unggulan adalah di Extreme Camera memiliki view finder sedangkan Go-Pro tidak, bagi gw dengan adanya view finder akan memudahkan untuk menentukan angle shot tidak seperti waktu menggunakan Go-Pro dimana kita harus sedikit berimajinasi untuk menentukan angle shot.

Kemampuan rekam dari kedua action camera ini sama yakni dengan format HD 1080 dan still photo 16 mega pixel, dengan lensa wide fish eye. Hasilnya pun menurut gw sama, namun perbedaannya adalah hasil output filenya jika dari Go-Pro adalah MP4 sedangkan kan Extreme Camera adalah MOV. Kalau buat gw dengan hasil MOV lebih menguntungkan untuk digunakan di aplikasi editing yang gw biasa gunakan, sedangkan jika memakai hasil dari Go-Pro yakni MP4 gw harus mengconvert terlebih dahulu ke MOV.

Soal harga, ya Extreme Camera jelas lebih murah dengan harga kurang lebih lebih murah hampir 1 juta rupiah dibandingkan Go-Pro ditambah dengan aksesoris yang sudah all in dalam bundling, kamera ini sangat worth to buy dan good money value.

Untuk saat ini gw blum meng test ride kamera ini karena masih menunggu rehabilitasi Cindy, namun dilihat dari beberapa teman yang membeli mereka sudah ada yang membawanya menyelam ke dalam air kualitas kedap air body kamera ini bagus dan setara dengan casing kedap air Go-Pro.

15 thoughts on “Extreme Camera First Impression Review

  1. Bisa dibeli dimana ini yo, gw lagi cari kamera action gini, kemaren bang yudi pake ini ke aceh, tapi buat poto doang, hahahaha….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s