EastXpedition 2011: Day05 – Mataram to Pelabuhan Kayangan

Jam menunjukkan jam 8, terbangun dari suara alarm. Spontan badan langsung bangun dan membereskan barang barang ke dalam tas dan box. Setengah jam kemudian Khairul sudah mengetuk pintu kamar, dia mampir ke hotel dan ingin mengantarkan kami sampai ke desa Pemenang.

Jam 9 pun kami keluar dari hotel langsung menuju jalur utara Lombok, sebenarnya kita bisa melewati jalur tengah yang hanya memakan waktu 1,5jam. Namun kita memutuskan untuk lewat utara yang memakan waktu 3,5 jam atas dasar penasaran akan jalur tersebut, toh pada waktu pulang nanti kita akan melewati jalur tengah tersebut.

Kota Mataram pada pagi hari ini tidak terlihat sibuk, volume kendaraan juga tidak banyak. Namun ketika sampai kota Ampenan, mendadak jalur dari arah Mataram ke Senggigi sangat padat sehingga terjadi antrian. Antrian kendaraan pun berakhir di Senggigi, bisa dibilang dari ampenan ke Senggigi itu sekitar 15Km, kepadatan sangat terasa terutama ketika melewati pantai pantai tertentu, gw berpikir hari ini kan bukan tanggal merah, namun kenapa pantai pantai ramai dan banyak pengunjungnya, yang gw perhatikan memang pengunjungnya bukan turis asing atau lokal luar pulau Lombok, semua yang gw liat adalah masyarakan sekitar, ternyata hari ini adalah Lebaran Ketupat.. wew pantas saja padat.

 

Kepadatan baru hilang kita sampai di Bukit Malimbu, bukit yang jadi icon para wisatawan untuk mengabadikan diri disini, katanya kalau belum foto di Malimbu berarti belum ke Lombok.. Masa sii? Kami berhenti sejenak di Malimbu, dan melihat jam sudah jam 10, biasanya dari Mataram memakan waktu 30 menit, karena kepadatan dari Ampenan ke Senggigi membuat perjalanan menjadi 1 jam.

 

Setelah melewati Malimbu tibalah kita di Pemenang, Khairul pun pamit hanya menemani sampai sini, setelah berpisah kami melanjutkan perjalanan, kondisi traffic relatif sepi, jalur pun sangat baik dan tidak rusak. Sambil jalan gw pun mempercayakan mp3 player gw dengan memutarkan lagu lagu dari M83 dan salah satunya adalah “We own the sky”

 

 

Jalur dari Pemenang sampai Amor amor di dominasi oleh track lurus dengan pemandangan laut di sebelah kiri, kondisi alam di sekitar bisa dibilang sangat gersang, di sebelah kanan terlihat gunung Rinjani yang ikut menemani kita. Dari Amor amor ke Obel obel baru kita merasakan jalur bukit yang naik dan turun serta kelokan yang tajam, ya jalur bisa dibilang berada di kaki gunung Rinjani.

 

Perjalanan lewat utara walaupun lebih lama bisa dibilang lebih enjoyable, karena gw tidak akan bosan memandang biru langit dan biru laut sepanjang perjalanan sehingga tidak terasa kita sudah sampai di pelabuhan Kayangan, kita sampai tepat pukul 1 siang dan tepat sebelum Ferry siap untuk menaikkan kendaraan dan penumpang untuk menyebrang, kami mengisi perut dulu sambil melihat Ferry menurunkan penumpang dari Sumbawa.

Pukul 1.30 kami sudah berada di Ferry dan siap berangkat, tidak lama kemudian Ferry pun berlayar. See you in Sumbawa…

 

 

 

8 thoughts on “EastXpedition 2011: Day05 – Mataram to Pelabuhan Kayangan

  1. SubhanAllah…Indahnya..Terima Kasih Ya Allah engkau telah menitipkan surga diPulau Kami..Pulau Lombok..
    Selamat berpetualang bro…

  2. huhuhuhu…

    sangat besar Keagungan Tuhan,kl gwa merinding, ketika melihat pemandangan di sumbawa…

    kapan gwa bisa kuat motor2an jarak jauh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s