Satu Minggu Bersama Vespa GT200

Beberapa bulan yang lalu gw mendapat kesempatan mencoba sebuah Vespa GT 200. Scooter ini digunakan untuk keperluan shooting sebuah program tv untuk satu minggu, kebetulan yang punya scooter mewah ini merupakan salah satu petinggi di kantor gw, akhir gw yang diberi kesempatan untuk menjaganya.

Scooter keluaran tahun 2008 ini kalau dilihat tidak terlihat kuno dan tetap terlihat mencolok, kalau bisa di bilang tidak terlihat off date. Dari segi desain memang scooter ini terlihat sisi kemewahannya dan tentunya sangat memperlihatkan karakter desain dari Piaggio/Vespa yang kuat. Like they said ” Its not a scooter, its a Vespa “.

Pada awalnya gw  harus sedikit beradaptasi, karena walaupun matic ternyata memiliki ground clearence dibanding motor matic umumnya seprti mio hingga skywave, untuk bermanuver pun otomatis memerlukan penyesuaian karena bobot dari scooter ini lebih berat juga.

 

Akselerasi juga bisa dibilang sangat baik mengingat bobotnya yang berat. Sempat membayangkan jika mesinnya si GT200 di pasang di Mio…. hehehe bisa gila itu mio. Untuk urusan stop and go tidak menjadi masalah.

 

Kesatbilan juga cukup bagus, ketika traveling di speed konstan 80kpj motor terasa stabil, namun gw pun perlu adaptasi karena scooter ini menggunakan windshield yang besar hingga menutupi seluruh badan gw, sehingga perlu waspada jika ada angin dari samping atau belakang karena sangat terasa di stang kemudi jika ada dorongan dari samping atau belakang.

Top speed, dengan mesin 200cc jelas scooter ini bisa melaju dengan cepat, walaupun di bilang scooter namun motor sport seperti Tiger pun bisa di imbangi, sempat melihat beberapa ekspresi pengendara motor sport 150 – 200 cc yang kaget ketika gw salip, mungkin mereka ga menyangka scooter ini bisa dibawa sekencang itu. Tercatat di speedometer top speed yang gw capai adalah 100kpj, itupun memakai windshield, mungkin kalau tidak pakai bisa lebih.

 

Namun seperti motor eropa lainnya scooter ini memiliki musuh besar yang bernama macet! hehehe iya ketika macet sangat terasa suhu motor menaik dengan cepat. Walaupun menggunakan radiator sering gw perhatiin indikator suhu mesin naik jika terjebak macet melebihi 10menit. Sempat was was namun bersyukur bisa melewati macet tanpa overhat.

 

So menurut gw scooter ini asik untuk diajak hang out, dijamin orang orang yang suka desain retro akan menoleh ke motor ini jika berpapasan dengan mereka. Parkir di mall juga dijamin dilirik oleh gadis gadis abg modis metropolitan…hehehe

Namun kalau untuk harian dengan jarak lebih dari 2okm kurang asik di jakarta. Selain panas, kemacetan itu menjadi kendala yang bisa mengurangi durabilitas mesin scooter ini.

General information
Model: Vespa GT 200
Year: 2008
Category: Scooter
Rating: 64 out of 100. Show full rating and compare with other bikes
Engine and transmission
Displacement: 198.00 ccm (12.08 cubic inches)
Engine type: Single cylinder, four-stroke
Power: 20.00 HP (14.6 kW)) @ 9500 RPM
Torque: 16.50 Nm (1.7 kgf-m or 12.2 ft.lbs) @ 6750 RPM
Bore x stroke: 72.0 x 48.6 mm (2.8 x 1.9 inches)
Fuel control: SOHC
Gearbox: Automatic
Chassis, suspension, brakes and wheels
Front brakes: Single disc
Rear brakes: Single disc
Physical measures and capacities
Dry weight: 140.0 kg (308.6 pounds)
Power/weight ratio: 0.1429 HP/kg
Seat height: 800 mm (31.5 inches) If adjustable, lowest setting.
Overall length: 1,940 mm (76.4 inches)
Overall width: 755 mm (29.7 inches)
Fuel capacity: 9.50 litres (2.51 gallons)

10 thoughts on “Satu Minggu Bersama Vespa GT200

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s