Menyebrang ke Pulau Pangkor

 

Dari Kota Teluk Intan gw melanjutkan perjalanan ke Kota Lumut, dimana dari kota tersebut gw dan rombongan akan menyebrang ke Pulau Pangkor..

 

Perjalanan dari Teluk Intan ke Lumut memakan waktu kurang lebih 1 jam, dalam perjalanan ke lumut kita ketemu dengan sebuah Klub lokal yang bernama Manjung Bikers Club. Oleh mereka kita diberi  pengawalan langsung ke Kota Lumut, well sama halnya seperti di Indonesia ketika kita melintas di  sebuah kota dan kebetulan di kota tersebut ada sebuah Klub/Komunitas motor sudah pasti mereka akan menawarkan pengawalan sampai tempat tujuan yang ada di daerah yuridiksi mereka, itulah tanda dari sebuah brotherhood.

 

Pengalaman langka membawa Moge dan di kawal oleh Kawanan Moge, pengawalan terjadi sangat tertib, tidak ada blokir memblokir jalan, suara sirine di nyalakan sekali untuk membuat kendaraan di depan untuk memberi jalan sekaligus sebagai tanda ada rombongan yang ingin mendahului. (penggunaan sirine disini legal jika individu memiliki sertifikat Marshall dan hanya digunakan untuk kepentingan pengawalan).

 

Kota Lumut adalah kota pelabuhan, selain sebagai pelabuhan untuk menyebrang ke pulau Pangkor dan sekitarnya, kota ini juga tempat angkatan laut Malaysia membuat/membangun dan merawat kapal kapal milik mereka, dari kapal patroli laut hingga kapal perang mereka untuk wilayah perairan selat Malaka pelabuhan ini pun tempat berlabuhnya kapal selam angkatan laut Malaysia yang menjaga selat Malaka.

 

Motor rombongan kebetulan tidak bisa dibawa ke pulau pangkor, karena feri yang digunakan bukanlah feri untuk membawa kendaraan, ya feri yang kita gunakan adalah feri khusus dari Hotel tempat menginap. Di pelabuhan Lumut disediakan parkir khusus tamu hotel, disitulah kita memarkir motor-motor kita.

 

Perjalanan meyebrang hanya memakan waktu 30-40 menit, ketika kita menyebrang ombak sangatlah kecil dan tenang jadi perjalanan tidak terasa. Sesampainya di pulau Pangkor dan merapat di pelabuhan khusus untuk hotel yang akan kita inapi rombongan langsung di jemput oleh bis khusus, saking khususnya mirip bis tahanan…hiahaha..

 

Teman teman dari rombongan langsung bercanda dan bertanya sama lain kejahatan apa yang telah mereka lakukan dan berapa tahun di hukum.. hehehe

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s