Mencoba APRILIA RS125 Setengah Hari..

Gw diberikan kesempatan untuk mencoba sebuah motor sport entry level dari Merk Aprilia. Yup Aprilia RS125.

Rute Touring dari Markas Sentra Kreasi Niaga (SKN) di Cawang ke Gadog puncak berangkat melalui Jalan Raya Bogor. Ok secara gw menghadiri acara Piaggio Community Gathering berarti gw berangkat bersama rombongan komunitas Piaggio yang berangkat dari kantor pusat (SKN).

Berangkat dengan berada di posisi paling belakang rombongan ketika baru memasuki terowongan UKI gw udah di panas panasin oleh bro pringgo yang mengendarai Aprila Scarabeo, akhir gw coba test akselerasi si RS dan langsung gw merasakan power yang dasyhat! This small baby has a big power!

Memasuki Pasar Kramat Jati kembali gw masuk ke belakang rombongan… Namun memasuki daerah Cijantung gw udah ga tahan untuk ngetes nih motor untuk lebih gila lagi, secara rombongan hanya berjalan 40kpj si RS bisa bisa overheat nih..

Akhirnya gw say goodbye ke rombongan dan langsung bejek gas poll di Tanjakan Flyover Cijantung tercatat gw memacu dengan speed 110kpj itu pun di gear ke 4.. Gila euy!!

Selama perjalanan ke lokasi tujuan tercatat ada 4 Motor yang ingin ngetest si RS yakni: Ninja 250r, Ninja 150r, RX King, Satria 125. Yang bisa mengimbangi hanya Ninja 250r namun ketika gw sudah memasuki ke gear ke 6 langsung tertinggal jauuuuuuuh… Top speed yang gw dapat adalah 135kpj di gear ke 6 pada rpm 6000.. track sudah keburu habis..

tambahan spakbor belakang di musim hujan

Kata mas Tri kalau CDInya sudah tidak restricted dan katalis converternya di lepas si RS bisa melesat hingga 190kpj.. man that is insane for a 125cc bike!!


Okay itu lah powernya.. gmana design modelnya..? Gw ga punya masalah dengan modelnya… sangat eksotis sekali.. Bermanuver dengan motor ini di track lurus dan ditikungan sangatlah mengasyikkan.. serasa seperti Gábor Talmácsi hehehe

RS125 juga punya sensor keselamatan, motor tidak bisa nyala ketika standar samping masih keluar yaa seperti teknologi Skutik-skutik yang sekarang beredar di pasaran, menurut gw bagus karena ini motor sasaran pasarnya adalah pengendara pemula.

Namun motor ini sangat lah tidak cocok untuk jalan jauh dan bermacet macetan ria. Kalau macet yang pasti ini motor akan cepat panas tercatat ketika melewati beberapa titik kemacetan Heat indicator pasti akan melesat keatas jadi harus pintar memilih jalur. Karena riding positionnya yang sangat nunduk gw tercatat beberapa kali kelelahan karena pegal hehehe.. ketika pulang melewati KSU Depok gw sempat kelelahan sehingga di overtake oleh Gilera Runner mas Tri… Mungkin karena gw belum terbiasa kali ya… namun asli pegalnya masih kerasa sampai sekarang huahahaha..

So overall this bike is Great! coba kalo harganya sama dengan Ninja 250r gw akan pilih motor ini dan apa lagi kalau bisa di cicil 5 tahun gw besok langsung DP hiahahaha…

Saran gw untuk pihak SKN kalau bisa harganya yang 79jt itu di turunkan supaya penjualan bisa bersaing dengan Kawasaki Ninja 250r.

gini nih kalo motor diajak main becek becekan..

RS 125 Technical sheet

*Engine: Liquid cooled, single cylinder two stroke. Aluminium cylinder with Nikasil coated liner. Read valve intake. Separate lubrication. Homologated to Euro 3 standards.

*Fuel: Dell’Orto VHST 28

*Bore x Stroke: 54 x 54,5 mm

*Total displacement: 124,8 cc

*Compression ratio: 12,5 ± 0,5:1

*Fuel system: Dell’Orto VHST 28.

*Ignition: Electronic CDI ignition.

*Starting: Electric

*Generator: 12V – 180 W

*Lubrification: Separate mixing with variable displacement, volumetric pump.

*Gear box: 6 speed. 1st 10/30 (0.33) 2nd 14/29 (0.48) 3rd 17/27 (0.63) 4th 19/25 (0.76) 5th 21/24 (0.87) 6th 22/23 (0.67)

*Clutch: Multi-plate in oil bath.

*Primary drive: Gearbox: 63/19 (3.31).

*Final drive: Chain: 17/40 (2.35).

*Frame: Sloping twin-spar frame in thin wall box section cast aluminium, with reinforcement cross-ribbing.

*Front suspension: Upside down hydraulic fork, Ø 40 mm. Wheel travel 120 mm.

*Rear suspension: Swingarm with asymmetric members in thin wall box section cast aluminium. Hydraulic monoshock with adjustable spring preload. Wheel travel 120 mm.

*Brakes: Front: Floating Ø 320 mm disc. Radial caliper with four differential diameter pistons, Ø 32 mm – Ø 27 mm. Rear: Single Ø 220 mm disc. Caliper with two Ø 30 mm pistons.

*Wheels: Aluminium alloy. Front 3.00 x 17”; rear 4,00 x 17”.

*Tyres: Tubeless radial. Front 110/70 17”; rear 150/60 17”.

*Dimensions: Overall length 1955 mm Overall width (at handlebars) 720 mm Overall height (at windshield) 1100 mm Seat height 805 mm Wheelbase 1345 mm

*Fuel tank capacity: 14 litres (3.5 litre reserve).

*Carburettor: The 21 kW RS 125 (sold on the German market) is still equipped with a Dell’Orto PHBH 28 carburettor and is homologated to Euro 2 standard.

24 thoughts on “Mencoba APRILIA RS125 Setengah Hari..

    1. mungkin kang opik sudah biasa bungkuk om… hehehe gw mah blum biasa jakarta – puncak bungkuk dan ransel-an hehehe

  1. Hmm..

    Kalo Khusus test ride dealer…

    Berarti….

    Bisa FREE Test Ride dong.. (ngarep mau nyobain sensasi motor eropa).
    😀

  2. Aprilia RS125 … relatif masih enteng… dan nggak menguras tenaga… !!! Kalau dibandingin RS250… jamin daaaagh… itu otot bisep… kalau nggak biasa pasti akan gedeee… dan keju alias pegel-pegel… !!! Handling sama aza… tapi power nya lebih dasyat…😀

  3. bisa ngalahin kawak 250??…weww…nice ride bro….secara harusnya kan bisa imbang…apamngkin gara2 rangkanya yg super ringan yak???….apa mas’e yang pembalap betulan??…..hehehhehee

  4. gak salah tuh 135 kpj rpm masih 6,000, rpm 10,000 dapat berapa kpj?. ninja ku aja 135 kpj rpm sudah 9,000-an. wah jadi ngiler nih, tapi duitnya gak ada. hik..hik…

  5. 2 stroke to compressio rationya mencapai 12.5. NSR atau Ninja 2 stroke jauh lebih rendah, alamat umurnya cepat nih..

  6. maaf abang” skalian numpang tnya kkwkkw..kalo aprilia RS ini bandingin sama CBR 250 RR menang mana tuh?..bingung nih mo bli CBR 250 RR ato Aprilia RS ini soalna model aprilia ini keren bgt bro..mending Honda CBR 250 RR ato Aprilia RS 125 nih om>??..

  7. Hai Haryo..

    Wah RS125 emang kenceng, dan coba rasakan medarat dengan helm duluan ke aspal setelah ngebut dengan RS125.. I’ve been that, that wasn’t that cool..

  8. Beruntung banget ya mas, saya aja baru liat di PRJ langsung naksir, tapi begitu liat harga…rada2 mikir jg. Bener kata mas kl kisaran nin*a 250 mah…..boljug nih

  9. saya juga udah pernah gan ng’rasain pake motor aprillia 125, tenaganya emang gede banget walaupun CC-nya jauh di bandingin ma ninja 250. tapi asli tu motor mank bisa ngalahin ninja 250. kalo da salah, sekarang harga motor tu turun deh jd 58-60jt

  10. bro.. maksudnya gak bisa untuk perjalanan jauh itu apa? emang seberapa jauh aja sih RS125 bisa kalo full throttle?

  11. ini baru motor sport racing sebenarnya, cc kecil tapi tenaga setara cc besar. Pantes kalo harganya di kasih segitu dengan power yg memukau.

    seri 125nya aja kayak gini apalagi yang 150 ato 250 pasti lebih gahar, haha

  12. Bro, kalau touring lagi ikut gabung dong, ane mau ikut nih, rencana sih lagi pengen bikin korwil aprilia depok ma temen (tapi dia anak sunter), kebetulan tempatnya di tanah ane sendiri di jl.ry.juanda Depok (tembusan antara Jl. Margonda ke Jl.ry.Bogor, adanya sebelah suzuki/pom bensin juanda depok), mampir2 ya Bro biar tambah rame nih.

  13. mantabsssssss euy!… lmp sennya lucu,…cuma, lampu ren belakangnya, mungkin lebih muantab kaya punya bajaj, eh, kenalpot, ama rantainya kebalik ama biasanya.. sayang harganya euy!,.. MOAL KA BEDAG ku saya!

  14. Wah, mantep abis, kwasaki 250 aja dibabat ya, wah, jadi pingin ini. Speednya gila banget itu, 6rb rpm aja dah segitu, palagi mentok ke 10 14rban ya, hebat kang mas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s