Bayah..

Bayah

7
Setelah gw melihat Binuangen, saatnya gw bertolak pulang karena waktu menunjukkan pukul 17.00. Dengan jalur pulang Binuangen – Bayah – Sawarna – Pelabuhan Ratu – Bogor – Jakarta.

Dengan target Harus dapat sunset di Bayah… hehehe

8

2
Perjalanan dari Binuangen ke Bayah memakan waktu sekitar 30 menit. Ketika sampai di Pantai Bayah pas sekali dengan saat terjadinya sunset, kita semua langsung bergegas bernarsiskan diri…hehehe

6

51

Pantai Bayah masih bersih dan hanya terdapat beberapa warung yang saat ini masih terlihat bersih dan teratur mudah mudahan akan tetap teratur. View dsana pun sangat menarik dan cukup Indah.

1

Setelah Asik foto foto narsis datanglah waktu untuk bertolak menuju jakarta. Dengan target sampai di Pelabuhan Ratu Jam 20.30. Start jam 18.30 dari Bayah melewati pinggir pantai sampai masuk kota Sawarna tanpa kendala alias Lantjar Djaja…

Setelah melewati Kota sawarna track mulai agak berat dengan jalur yang menanjak yang tajam dan banyak tikungan, kalau siang menyenangkan namun kalau malam mengerikan karena tidak ada penerangan sama sekali. Ditambah dengan tiba tiba munculnya lobang yang tidak terlihat hingga butuh tenaga ekstra untuk bermanuver. Sempat terlintas di benak gw set kalo ada trouble serem juga nih…

Ternyata! ke khawatiran gw menjadi nyata dan lagi lagi dikarenakan lobang! Rombongan di kejutkan dengan lobang yang dalam dimana keberadaan lobang tersebut setelah sebuah tikungan sehingga untuk menghindar butuh effort yang tinggi syukur gw dan yufi dapat menghindar namun daus tidak dapat menghindar.

img_3029-copy1

img_3031-copy1

Akibatnya? Velgnya Daus peyang, kehilangan angin di dalam ban… in the middle of no where sorounded by high trees.. hihihi… akhirnya dipaksakan jalan pelan pelan dengan keadaan ban depan gembos total. Setelah berjalan sekitar 15 menit gw meminta Yufi untuk jalan Duluan mencari di desa terdekat sebuah bengkel tambal ban. Dan dengan rasa bersyukur akhirnya kita menemukan bengkel tambal ban tidak jauh dari perbatasan Jawa Barat – Banten.

img_3032-copy

img_3034-copy

Akhirnya sambil menunggu di pasangnya ban dalam ke velgnya daus kita terpaksa makan malam di desa tersebut supaya dapat menghemat waktu tidak perlu berhenti di Pelabuhan Ratu.

Perjalanan di lanjut hingga melewati perbatasan jawa barat – banten dan memasuki desa cisolok. Overall Jalur Sawarna –  Pelabuhan Ratu are not Recommended to travel at Night. Sesampainya di Pelabuhan Ratu waktu menunjukkan pukul 22.00. Setelah mampir dulu ke pom bensin untuk buang air perjalanan langsung dilanjutkan, sempat terjadi kebingungan diantara kita apakah lewat cikidang atau cibadak. Akhirnya pilihan jatuh ke jalur cibadak dengan pertimbangan jalur tersebut lebih ramai dan masih ada sedikit penerangan.

Perjalanan Lancar, hanya terjebak di Ciawi karena ada kecelakaan Truk… rombongan pisah di Bogor karena gw lewat Parung sedangkan Yufi dan Daus lewat Karang tengah Depok.

Pukul 00.15 gw sampai di depan pintu rumah….

3 thoughts on “Bayah..

  1. Ahh gila… lo pada gak cerita kalo daus trouble?? Untung gak jatuh yah…?

    Kalo gw ama anak2 ketemu ama ujan es siangnya di Cikupa.. Lumayan kalo gak pake sarung tangan sih sakit dah…

    Belum lagi banjir dimana2 gara 2ujan deres rata dari Cikupa sampe jakarta..

    but, such a nice trip!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s