Road To NNDR 2012 – Meeting Friends That I Havent Yet Met. Day-01

Jam 4 pagi Alarm Handphone berbunyi, mata masih setengah mengantuk, semalam tidur larut karena pulang dari kantor tengah malam. Setelah mematikan alarm gw berbaring sebentar dan berpikir gw berangkat pagi ini apa nanti siang aja ya?

Hari ini tanggal 15 November tepat sehari sebelum acara Nusantaride National Dieng Rally 2012 (NNDR2012). Acara kumpul bersama pemerhati wisata bermotor Indonesia yang berbasis online yang diadakan di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah.

Sedang enak enak mempejamkan mata terdengar kembali suara yang secara konstan berbunyi, kali ini suara dering handphone yang berbunyi. Sang pacar menelpon “ Hey jadi jalan ga? Aku sudah siap nih! “. Waduh pikir gw, “ iya iya jadi, aku habis mandi nih (bohong dikit, hehehe) “. Pembicaraan di handphone pun langsung berhenti, gw langsung beranjak dari tempat tidur, mandi lalu sarapan sereal seadanya, memasang box dan segala peralatan yang akan dibawa diatas Cindy lalu berangkat.

Jam 5 pagi akhirnya gw berangkat dari rumah di Ciputat, menjemput pacar terlebih dahulu di daerah Pondok Kelapa Kalimalang.

Pagi ini suasana jalan antara Ciputat dan Kalimalang terasa lenggang, bersyukur karena hari ini adalah hari libur nasional sehingga tidak ada aktifitas perkantoran sehingga mayoritas penduduk kota Jakarta dan sekitarnya masih beristirahat di rumah masing masing.

Sesampainya di rumah pacar, dia sudah menunggu di teras rumahnya sudah lengkap dengan perlengkapan ridingnya, baiklah mari kita langsung berangkat. Cindy langsung gw pacu kearah timur melewati jalan Kalimalang. Setelah kira kira 10 menit riding handphone gw kembali berbunyi dan kali ini tidak berhenti berhenti berbunyi, akhirnya gw menepi dan mengangkat telpon yang ternyata dari mas Bayu Santosa, seorang teman dari Surabaya yang juga ingin ke NNDR2012 namun dari Jakarta menggunakan Bohay, oh ya bagi yang belum tahu Bohay itu adalah motor gw sebelum Cindy sebuah pulsar 180 yang kira kira 1,5thn yang lalu di beli oleh seorang teman, Namun karena ada sesuatu dan lain hal Bohay gw beli kembali, meskipun tidak kembali dengan keadan seperti gw jual pada saat itu namun gw senang bisa memilikinya kembali.

Okay kembali lagi ke cerita, Bohay di pinjam oleh mas Bayu untuk melakukan perjalanan dari Jakarta ke Surabaya via NNDR2012 sekaligus untuk mengetes durabilitas motor yang baru saja dirapihkan sedikit dan juga durabilitas protipe side box aluminum merk 7Gear, mas Bayu menelpon karena ternyata ban belakangnya bohay kempes di tempat parkir hotel dia menginap dan tidak ada tukang tambal ban di sekitar hotel tersebut.

Akhirnya gw menyusul dan kebetulan gw memiliki kompresor mini sehingga dapat mengisi angin ban belakang si Bohay. Setelah ban kempes teratasi kita pun berangkat bersama melewati jalur kalimalang yang pada pagi ini sudah mulai padat walaupun tidak sepadat hari biasa. Dari Kalimalang lanjut ke Cibitung – Cikarang hingga Karawang dilalui dengan santai sambil menikmati pemandangan buruh buruh pabrik yang mulai masuk ke pabrik di jalur yang kita lalui, gw berpikir apakah tidak ada hari libur ya buat buruh buruh tersebut?

Sesampainya di Karawang gw mengambil jalur lingkar luar yang sangat sepi, sambil ditemani oleh sang surya yang mulai menerangi hari ini gw melintasi jalur lingkar luar dengan kecepatan konstan di jalur yang sangat kosong, tidak lama kemudian gw memutuskan untuk mengambil jalur alternatif melewati Lemahabang yang kemudian tembus di Barugbug jalur alternatif ini memang tidak selebar jalur utama Karawang – Cikampek, namun volume kendaraan yang melewati jalur ini sedikit sekali dan juga kita disuguhi pemandangan persawahan yang menyejukkan mata di pagi hari ini.

Dari jalu alternatif kami langsung memasuki jalur pantura mengarah ke Pamanukan dan langsung tancap gas dengan target Kota Indramayu, seperti biasa jalur sarat dengan kendaraan besar dan panjang seperti bus dan truk gandeng, di pagi ini pun sudah mulai banyak volume kendaraan yang melintas, jalur yang terkenal sebagai jalur tercepat untuk mencapai wilayah Jawa Tengah dari Jakarta ini bagi gw adalah jalur yang membosankan hanya jalur lurus dengan pemandangan yang mayoritas tempat pemberhentian bus/truk atau tidak rumah penduduk, terkadang kita menjumpai pemandangan sawah namun tidak lama kemudian kembali pemberhentian bus/truk kita jumpai. Sempat kita jumpai pemandangan laut beserta bau aroma laut yang khas di Patrol, namun itu pun hanya sekejap.

Memasuki kota Indramayu lalu lintas mulai padat oleh karena adanya pasar tumpah dan perbaikan jalan, gw sempat terpisah oleh mas Bayu, ia ketinggalan di belakang cukup jauh, gw pun mengambil inisiatif untuk istirahat di pom bensin pertama setelah keluar dari kota Indramayu.

Sambil menunggu mas Bayu kami berdua menikmati minuman dingin di siang yang terik ini, tidak lama kemudian mas Bayu bersama bohay pun muncul dan menepi juga untuk istirahat sejenak.

Sambil membahas akan panasnya cuaca hari ini dan harapan semoga perjalanan tidak bertambah padat. Ketika kami membahas mengenai perjalanan ini tidak disangka beberapa kawan yang juga ingin menghadiri acara NNDR2012 muncul dan berhenti untuk istirahat sejenak di pom bensin tempat kami istirahat, ada Temmy Himawan, Om Pray dan Bang Rano.

Tidak lama kemudian kami melanjutkan perjalanan, dari Indramayu lanjut ke Cirebon-Brebes-Tegal, bisa dikatan pada hari ini jalur tersebut sangat padat yang dikarenakan oleh beberapa factor, meningkatnya volume kendaraan karena pekan libur panjang, lalu ada perbaikan jalan sehingga diberlakukannya buka tutup jalur, di titik tertentu kami pun terpaksa menggunakan bahu jalan yang masih berupa batu batu kerikil supaya tidak terjebak dalam macet.

Memasuki kota Tegal kami pun dipaksa berhenti oleh karena Macet dan Hujan, ya kita menepi karena takut akan hujan, karena perjalanan kami masih jauh sehingga menjaga kebugaran tubuh itu utama, walaupun dengan jas hujan kita bisa melanjutkan perjalanan namun tidak worthed karena konsentrasi tetap akan terkuras dengan adanya kemacetan yang disebabkan oleh perbaikan jalan.

Ya sepanjang perjalanan melintasi kota Tegal kami tidak bisa melaju dengan cepat dikarenakan oleh antrian kendaraan yang didominasi oleh truk yang mengantrik karena kondisi jalan sedang di perbaiki, oleh karena kondisi macet tersebut kembali mas Bayu tertinggal, gw tetap melaju Cindy dengan target pom bensin Muri selepas kota Tegal supaya dapat beristirahat lebih leluasa sambil mencoba untuk menghubungi mas Bayu.

Sesampai di pom bensi Muri gw pun langsung men SMS mas Bayu mengenai lokasi kita beserta koordinatnya sehingga bisa di cari oleh GPS yang dipasang mas Bayu di Bohay.

Sambil menunggu mas Bayu gw banyak bertemu dengan teman teman memiliki tujuan destinasi yang sama yaitu NNDR2012, sangat senang bisa bertemu dan berkenalan dengan teman baru dengan tujuan destinasi yang sama, akhirnya setelah menunggu sekitar 15 menit mas Bayu pun tiba di tempat gw menunggu, ia sempat salah arah dan masuk ke dalam pusat kota Tegal.

Perjalanan kali ini terhambat oleh banyaknya perbaikan jalan di jalur yang kita lewati, namun jauh hari sebelumnya gw sudah memperkirakan kalau gw tidak bisa sampai ke Dieng dalam perjalanan sehari, sehingga pada saat di istirahat gw memberi tahu ke mas Bayu kalau gw dipastikan akan menginap di kota Pekalongan, mengingat jalur yang gw pilih untuk masuk ke kawasan Dieng adalah melalui kota Kajen. Nah kebetulan kota terdekat yang cukup sesuai untuk menginap adalah di kota Pekalongan.

Jam 5 sore kami pun melanjutkan perjalanan, seperti yang gw duga jalur tetap padat ditambah dengan gelap sehingga kita tidak bisa melaju sesuai harapan, alhasil kami sampai di kota Pekalongan sekitar jam 7 malam dimana kita bertemu dengan teman teman yang sudah sampai terlebih dahulu yang sedang istirahat di pom bensin sebelum masuk kota Pekalongan, salah satunya adalah Rangga, dia pun memutuskan untuk menginap di Pekalongan sedangkan teman teman yang lain melanjutkan perjalanan night riding.

Setelah berpisah dengan teman teman gw pun mencari penginapan, tidak lama sekitar 10 menit mencari akhirnya dapat di penginapan sederhana. Saatnya istirahat dan semoga besok dapat kembali menikmati perjalanan ke Dieng.

About these ads
Categories: Cool Activity, Cool Place, Just Want To Share It, Some Riding Report | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “Road To NNDR 2012 – Meeting Friends That I Havent Yet Met. Day-01

  1. adhys

    ride reportnya keren, 2 jempol deh :-)

  2. Photonya keren-keren.
    Mantab.

  3. peak

    akhirnya jalan2 pake motor di negeri sendiri lagi……

  4. baru ngeh klo om Bayu pake motornya om haryo…

  5. Pingback: Bromo Escapade – Back to Surabaya and Home | The Journey of Haryo Widodo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d bloggers like this: